Monday, 21 March 2011

dua perempuan satu dunia

kali ini saya geleng-geleng kepala. .heran dengan gadis perempuan itu.
idealis
satu kata yang mampu mengungkapkan pikirannya

jaman memang sudah berubah. mereka ini anak-anak dari jaman yang baru lahir. pembaharuan akal dan budi seharusnya. tapi terkadang ego memang lebih besar. antara terlalu pintar atau bodoh saya tak tahu yang mana

ini perihal id yang tak seirama dengan superego. tentang kisah dua perempuan dalam satu dunia yang dilahirkan dari jaman yang berbeda. Yang satu kolot, lahir dari jaman dimana adat ketimuran tentang perempuan yang lemah masih kuat. Yang satu liberal, lahir dari jaman modern dimana kebebasan pendapat dan kesamaan gender mulai muncul

perempuan dulu sering kali berutur tentang masa kini. tentang wanita dalam baluran adat istiadat. Dalam tata krama wanita yang lemah lembut dan penyayang. Tentang perubahan peran yang tak lagi sama. Perempuan kini tak mau lagi tinggal diam. Dia tak ingin tenggelam dalam masa lalu. Baginya, bersuara untuk dirinya tak lagi harus menuruti aturan tentang hirarki. Kini mereka sama.

dua perempuan dalam satu dunia. Mereka juga perempuan. Makhluk Tuhan yang diciptakan untuk dijaga dan dilindungi. Bicara cinta. Bicara hati. Hanya akan ada satu.